Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 April 2013

Seberapa kenalkah kamu akan Tuhanmu


       Galilea pada zaman Yesus tidaklah besar dan terkenal. Galilea tidak pernah diperhitungkan, baik dalam hal politik maupun dalam hal agama. Tidak ada nabi kaliber nasional  lahir di sana tetapi orang Galilea pada zaman Yesus adalah orang yang paling terbuka terhadap pikiran-pikiran yang baru serta tidak segan terhadap pembaharuan-pembaharuan. Ciri khas orang Galilea inilah yang juga membuat Injil Yesus Kristus mudah diterima.

 Image
        Matius  mencoba memaparkan apa  sarat dengan muatan perintah perintah Tuhan Yesus kepada murid-murid untuk segera dilaksanakan. Namun, sebelum para murid terlibat dalam pelaksanaan perintah tersebut, ada hal lain yang ingin Matius paparkan dimana keadaan iman para murid. tampak dari reaksi mereka ketika melihat Yesus yang bangkit. Ada yang langsung menyembah-Nya tetapi ada juga yang meragukan-Nya. Keraguan ini mungkin diakibatkan oleh karena tidak semua mengalami perjumpaan dengan Yesus setelah peristiwa kebangkitan itu. Matius mencoba memaparkan pemahaman tentang Perintah Tuhan Yesus yaitu dimensi pemuridan dan dimensi pengajaran. yang berarti   "Pemuridan Kristen bukanlah sekadar “memindahkan seseorang dari neraka panasnya api neraka ke surga yang sejuk dan enak, berumput hijau, berair tenang nan nyaman cemerlang,” tapi lebih dari pada itu pemuridan Kristen bertujuan membentuk suatu umat Allah yang kudus dan taat dan setia mewartakan kepada dunia bahwa Yesus adalah Raja dan bahwa segala makhluk harus taat kepada-Nya , pengajaran Kristen ialah untuk membuat perubahan pada hidup orang lain di setiap aspek kehidupan mereka akan terus memancarkan realitas tunggal bahwa Yesus Kristus adalah Raja "  Dimana yang ditekankan bukan pada berapa banyak orang yang berhasil kita tobatkan (kuantitas), tetapi seberapa jauh sejumlah orang itu melakukan ajaran Tuhan dengan konsekuen (kualitas iman) sebab Tuhan Yesus mau membentuk suatu “komunitas baru” yang hidup selalu sesuai dengan perintah-perintah Tuhan dan yang mampu mewujud nyatakan prototip Kerajaan Allah.
  • Yesus mengetahui keadaan hati para pelaksana perintah-Nya
Para murid berangkat ke Galilea, ke sebuah bukit yang ditunjukkan oleh malaikat (Matius 28:7) dan oleh Yesus sendiri (Matius 26:32, 28:10). Ketika Yesus menjumpai mereka, ada di antaranya yang menyembah dan meragukan-Nya. Apakah benar bahwa pribadi yang berada di hadapan mereka itu adalah Yesus yang bangkit ? Matius tidak menyebutkan nama, siapa yang menyembah dan siapa yang masih meragukan kebangkitan-Nya. Matius memaparkan kepada pembacanya tentang kenyataan bahwa ada murid Yesus Kristus yang masih meragukan-Nya (Matius 28:17). Mereka semua adalah murid-murid yang telah bergaul sekian lamanya dengan Yesus. Mereka dengan telinganya sendiri mendengar kata-kata Yesus bahwa Ia akan bangkit. Namun ada di antara mereka yang masih ragu-ragu. Yesus tahu tentang keadaan tersebut. Artinya, Yesus tahu hati setiap orang, baik mereka yang percaya sungguh bahwa diri-Nya telah bangkit dari kematian dan menang atas maut, maupun mereka yang meragukan-Nya.
  • Yesus membereskan sikap yang salah terhadap diri-Nya
Keraguan manusia tidak menjadi penghalang bagi Yesus untuk memberikan perintah kepada para murid. karenanya sebelum “Amanat Agung” diberikan kepada mereka, Yesus terlebih dahulu membereskan keraguan beberapa orang di antara mereka. Memang setiap orang yang mau dan sedang terlibat dalam pelayanan, dalam pekerjaan Allah, haruslah orang yang telah memiliki persekutuan dan hubungan yang tulus suci dengan Yesus Kristus. Hal ini berarti, tidak ada seorangpun yang dapat terlibat sebagai perpanjangan tangan Yesus Kristus untuk menyatakan amanat agung-Nya bila orang tersebut tidak memiliki hubungan yang kental, indah dan mesra dengan Tuhan Yesus Kristus.
Disini Matius memaparkan tindakan Yesus sebelumnya untuk membereskan keraguan hati di antara para murid tentang keberadaan diri-Nya. Yesus menyebut kuasa apa yang ada di dalam diri-Nya, yaitu segala kuasa di sorga dan di bumi. Tujuan-Nya adalah agar nantinya para murid keluar dengan dasar komitmen yang sama bahwa Yesus Kristus yang mereka imani adalah Tuhan yang berotoritas atas maut, alam semesta, bahkan sejarah manusia. Dengan demikian tanggung jawab untuk melaksanakan Amanat Agung itu dapat terwujud. Para murid memikul tanggung jawab yang besar dalam pelaksanaan Amanat Agung ini, tetapi mereka tidak sendiri dalam pelaksanaannnya, karena penyertaaan Yesus terhadap mereka takkan berkesudahan.

Peran yang sekarang kita jalani sebagai orang kristen adalah peran para murid. Dimana sebagai murid-murid Kristus di zaman ini, kita mempunyai panggilan yang lebih unggul dari pada hanya menekankan jumlah, panggilan Kristus yang masih sama sampai sekarang adalah menjadikan semua orang muridNya. Tujuan dari kesaksian tidak hanya pertobatan pribadi saja, tapi juga pembentukan suatu komunitas baru yang terdiri dari orang-orang yang mengalami transformasi yang dilengkapi dengan bela-rasa, kebaikan, rendah hati, lemah lembut dan sabar. Inilah tanda-tanda dari komunitas Kristen sejati. Kalau orang-orang luar melihat tanda-tanda ini dalam komunitas tersebut, pasti mereka akan tertarik padanya dan akan mau bergabung dan menjadi bagian dari komunitas tersebut.

Firman diambil dari : Matius 28:16-20,Markus 16,Lukas 24,Kis para rasul 1
Tuhan Yesus Berada Dibukit yang Di Galelea

Selasa, 22 Januari 2013

KISAH KASUS NENEK YANG DITUDUH MENCURI SINGKONG


" KISAH KASUS NENEK YANG DITUDUH MENCURI SINGKONG KARENA KELAPARAN VS HAKIM HEBAT YANG MENANGIS SAAT MENJATUHKAN VONIS TERSEBUT ''
Diterbitkan pada 6 Februari 2012 baru ini, yang muat sebuah berita yang menurut pemiliknya adalah merupakan kisah nyata. Berjudul "Hakim Hebat". Kenapa disebut hebat ??!! Karena hakim itu mampu bertindak sangat bijaksana saat seorang nenek yang dituduh MENCURI SINGKONG dan harus dihukum hanya karna SINGKONG.Inilah adalah kisah nya :

Kisah kasus yang terjadi pada tahun 2011 lalu di daerah kabupaten Prabumulih, Lampung. pada ruang sidang pengadilan, seorang hakim bernama Marzuki duduk tercenung-cenung menyimak sebuah tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa kehidupannya yang miskin, anak lelakinya yang sakit-sakitan, cucunya sangat lapar. Namun, manajer PT A### K### tempat dia mencuri tetap pada tuntutannya, agar peristiwa nenek ini memberikan contoh bagi warga lainnya.

"KASUS SEORANG NENEK YANG MENCURI SINGKONG KARENA KELAPARAN, DIMANA HAKIM HEBAT BERTINDAK DAN MENANGIS SAAT MENJATUHKAN VONIS !!'' 

Di dalam sebuah laman blogspot yang diterbitkan 6 Februari 2012 baru-baru ini, dimuat sebuah berita yang menurut pemiliknya merupakan kisah nyata. Judulnya adalah "Hakim Hebat". Kenapa disebut hebat? Karena hakim itu mampu bertindak bijaksana saat seorang nenek mencuri singkong. Berikut adalah kisah lengkapnya.

Kasus terjadi tahun 2011 lalu di kabupaten Prabumulih, Lampung. Di ruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya lapar. Namun, manajer PT A*** K*** tempat dia mencuri tetap pada tuntutannya, agar menjadi contoh bagi warga lainnya.

Hakim Marzuki menghela nafas, dia memutus di luar tuntutan jaksa PU. "Maafkan saya," katanya sambil memandang nenek itu. "Saya tak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi Anda harus dihukum. Saya mendenda Anda 1 juta rupiah dan jika Anda tidak mampu bayar maka Anda harus masuk penjara 2.5 tahun, seperti tuntutan jaksa PU."

Nenek itu tertunduk lesu. Hatinya remuk redam sementara hakim Marzuki mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil uang 1 juta dan memasukkannya ke topi toganya serta berkata kepada hadirin. "Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap orang yang hadir di ruang sidang ini sebesar Rp 50 ribu, sebab menetap di kota ini, namun membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya. Saudara Panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa."

Sampai palu diketuk dan hakim Marzuki meninggalkan ruang sidang, nenek itupun pergi dengan mengantongi uang Rp 3.5 juta, termasuk uang Rp 50 ribu yang dibayarkan oleh manajer PT A*** K*** yang tersipu malu karena menuntutnya. Sungguh sayang kisahnya luput dari pers. Kisah ini sungguh menarik sekiranya ada teman yang bisa mendapatkan dokumentasi kisah ini bisa di share di media untuk menjadi contoh kepada aparat penegak hukum lain agar bekerja dengan menggunakan hati nurani dan mencontoh hakim Marzuki yang berhati mulia. 

Namun demikian, meski seandainya ini bukan kisah nyata dan hanya sebagai ilustrasi saja, ada sesuatu yang bisa kita pelajari dari hal ini. Di Indonesia, kasus serupa pun banyak terjadi. Kasus pencurian sandal di masjid, kasus nenek yang mencuri piring, kasus lainnya yang mungkin kita tidak tahu. Berikan perhatian dan bantuan kepada sekeliling kita dan jadilah berkat kemanapun kita melangkah.

TUHAN YESUS Memberkati sobat @[106371592735374:274:PELAKU FIRMAN] semua...

* Silahkan dibagikan/Share kepada saudara/teman-teman Anda.  
Hakim Marzuki menghela nafasnya dan tak habis pikir, Dia memutuskan di luar tuntutan jaksa PU. "Maafkan saya," katanya sambil memandang nenek tersebut. "Saya tak dapat membuat pengecualian akan hukum, hukum tetaplah hukum, jadi Anda memang harus dihukum. Saya mendenda Anda satu juta rupiah dan jika Anda tidak mampu bayar maka Anda harus masuk penjara dua setengah tahun lamanya, seperti yang dituntutkan jaksa PU."

Nenek itu tertunduk dengan lesunya. Hatinya sangat remuk meredam sementara hakim Marzuki mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil uang senilai satu juta dan memasukkannya ke topi toganya serta berkata kepada hadirin yang hadir. "Saya atas nama pengadilan juga menjatuhkan denda kepada setiap orang yang hadir di dalam ruang sidang ini sebesar lima pululuh ribu rupiah sebab telah menetap di kota ini, namun membiarkan seseorang nenek yang kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan kepada cucunya. Saudara Panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa."

Sampai palu diketuk dan hakim Marzuki meninggalkan ruang sidang tersebut dan nenek itupun pergi dengan mengantongi uang sebesar tiga setengah juta rupiah, termasuk uang lima puluh ribu rupiah yang dibayarkan oleh manajer PT A### K### yang tersipu malu akan tuntutannya. Sungguh sayang sekali kisah ini luput dari pers Mediah. Kisah ini sungguh menarik sekali bagi saya dan jika ada teman-teman yang bisa dapat medokumentasikan kisah ini dan bisa di share di media untuk menjadi contoh kepada APARAT PENEGAK HUKUM lain agar bekerja dengan menggunakan HATI NURANI dan bisa mencontoh pada hakim Marzuki yang telah berhati mulia. 

Namun jika demikian inipun seandainya bukanlah kisah nyata sebenarnya dan hanya sebagai ilustrasi saja, ada sesuatu yang dapat kita pelajari dari hal tersebut. karena masih banyak Di Indonesia ini bentuk kasus serupa pun terjadi. Kasus pencurian sandal, kasus nenek yang mencuri piring, kasus lainnya yang mungkin kita banyak tidak diketahui dan tidak sesuai dengan HATI NURANI seperti hukum pidana KORUPSI HAMBALANG VS ANJELY SONDAK dan KAWAN-KAWAN yang di hukuman tidak setimpal dengan kerugian yang diperbuatnya dan ditimbulkannya,bahkan ada sumpah GANTUNG DIMONAS JIKA TERBUKTI SATU SEN PUN ADA TERLIBAT.inilah bukti nyata pandangan hukum orang awang dan marilah kita seharusnya memberikan perhatian dan bantuan kepada sekeliling kita dan jadilah berkat kemanapun kita melangkah...

TUHAN  Memberkati sobat semua...


Jumat, 21 Desember 2012

Telor & Tempe gosong


Cerita yg sangat luar biasa.. Dua puluh thn telah berlalu, namun masih terbayang jelas kenangan indah itu: Suatu malam, ibu yg bangun sejak pagi, bekerja keras sepanjang hari, membereskan rumah tanpa pembantu, jam tujuh malam ibu selesai menghidangkan makan malam utk ayah yg sgt sederhana berupa telur mata sapi, tempe goreng, sambal teri dan nasi. Sayangnya krn mengurusi adik yg merengek, tempe dan telor gorengnya sedikit gosong! Saya melihat ibu sedikit panik, tapi tdk Bίsα berbuat banyak, minyak gorengnya sdh habis. Kami menunggu dgn tegang apa reaksi ayah yg pulang kerja, pasti sdh capek melihat makan malamnya hanya tempe dan telur gosong. Luar biasa! Ayah dgn tenang menikmati dan memakan semua yg disiapkan ibu dgn tersenyum, dan bahkan berkata, "Bu terima kasih ya!" Lalu ayah terus menanyakan kegiatan saya & adik di sekolah. Selesai makan, masih di meja makan, saya mendengar mama meminta maaf krn telor & tempe yg gosong itu & satu hal yg tidak pernah saya lupakan adalah apa yg ayah katakan: "Sayang, aku suka telor & tempe yg gosong." Sebelum tidur, saya pergi utk memberikan ciuman selamat tidur kpd ayah, saya bertanya apakah ayah benar-benar menyukai telur & tempe gosong?" Ayah memeluk saya erat dg kedua lengannya yg kekar & berkata, "Anakku, ibu sdh bekerja keras sepanjang hari & dia benar-benar sdh capek, Jadi sepotong telor & tempe yg gosong tdk akan menyakiti siapa pun kok!"

"BELAJAR PADA KESALAHAN dan MENERIMA KESALAHAN ORANG LAIN,

"BELAJAR PADA KESALAHAN adalah satu kunci yg sangat penting utk menciptakan sebuah hubungan yg sehat, bertumbuh & abadi  dan MENERIMA KESALAHAN ORANG LAIN adalah kunci pengikat hubungan menjadi harmonis ,Ingtlah emosi tdk akn prnh menyelesaikn masalah yg ada & selalulah berpikir dewasa dan positif mengapa sesuatu hal itu bisa terjdi pasti pnya alasannya sndri... Jgnlah kita pernah menganggp kita manusia benar dan maulah menerima saran,kritik,amarah dan bkn menjdi org yg egois hanya mau dimgrti, tpi tdk mau mgrti;) Tuhan itu pasti maha tahu, tapi Dewasa itu PILIHAN, & Manusia yg dewasa adalah manusia PILIHAN yg bisa MEMILIH DAN MENILAH yg baik dan benar untk kebaikan dia dan org Banyak.

*Kesabaran *

Alkisah

Henry dan Marta sdh menikah lebih 40 thn
Sjak hidup brumah tangga, keduanya tdk pernah ada rahasia
Kecuali satu kotak sepatu yg disimpan Marta dilemari pakaiannya
Marta berpesan kpada suaminya agar jgan pernah membukanya
Satu ketika Marta sakit keras berbagai upaya dilakukan utk menyembuhkan Marta
Tapi tak satu pun berhasil. Saat berbaring ditempat tidur, marta berkata
Lirih pada suaminya agar mengambil kotak spatu yg slma ini disimpannya
Rupanya Marta sadar inilah saat yg tepat utk membuka rahasia kotak itu
Perlahan lahan Henry membuka tutup kotak itu
Henry mendapati ada dua boneka rajut dan uang 10 juta rupiah
Henry yg bingung pun bertanya apa maksud dari semua barang itu .
Maka, Marta bercerita bahwa neneknya berpesan agar jangan sekali kali membentak atau berteriak jika sdg marah dg suami
Nenek blg jika suatu saat ia marah pada suaminya, ia harus tetap diam dan merajut sebuah boneka, Henry hnya bisa terdiam dan menangis, ia sering kali membuat Marta Marah.
Tapi ia lalu bertanya uang 10 juta itu
Marta menjawab "suamiku uang itu adalah uang hasil penjualan boneka2 rajutanku
Wow..bisa dibayangkan berapa kali Henry menyakiti hati Marta
Meski dmikian dari sini kita belajar bahwa kemarahan pun bisa menjadi energi positif
Banyak hal mgkin membuat kita marah. Tapi ingat bahwa org yg sdh hidup dlm tuntunan Tuhan tdk akan cepat melampiaskan amarahnya
Org yg lekas naik darah adalah bodoh
Dan tdk ada org yg suka dg pemarah
Tapi kesabaran artinya kita tdk membiarkan diri kita hanyut didalam amarah yg cepat tersulut
Percayalah ada lebih banyak manfaat positif yg bisa kita peroleh saat kita mau SABAR, dari pada Marah.
Selamat belajar bersabar......

seorang guru bertanya pd murid2nya siapa itu Tuhan ?


pada 21 Agustus 2011 pukul 18:15 ·


Suatu ketika..
seorang guru bertanya kpd murid2nya tentang siapa itu Tuhan?
Ketika guru bertanya kpd Steven, menjawablah ia bahwa Tuhan itu adalah hakim yg mengadilih orang jahat karena bapaknya Steven seorang hakim.
Lalu guru bertanya kepada Albert, siapakah Tuhan? Jawab Albert, Tuhan adalah dokter yg bisa menyembuhkan segala penyakit, karena bapaknya Albert adalah seorang dokter.
Selanjutnya guru bertanya kepada Michael, siapa Tuhan? Michael berkata bahwa Tuhan adalah yg bisa memberikan segalanya ketika kita meminta kepadaNYA. Bapaknya Michael adalah konglomerat yg selalu menuruti keinginan anaknya. Semua anak ditanya dan jawabnya adalah perspektif mereka terhadap pekerjaan bapaknya di dunia. Tibalah giliran Sarjo yg akan ditanya oleh guru... Guru tahu bahwa Sarjo tidak semapan teman2 nya yg hidup nya berkecukupan. Kepala Sarjo menunduk kebawah, tidak berani menatap gurunya. Sang guru lalu bertanya kepada Sarjo, siapakah Tuhan itu? Dengan suara lemah Sarjo menjawab bahwa Tuhan itu adalah seorang "pemulung" . Tiba2 kelas menjadi ricuh dan ribut dg jawaban Sarjo, bagaimana bisa Tuhan itu "pemulung" . Lalu gurupun bertanya ??, kenapa Sarjo bilang kalau Tuhan itu "pemulung" ? Lalu Sarjo menjawab dg menengadah kan mukanya, Sarjo berkata bahwa seorang pemulung mengambil barang2 yg tdk berguna dan mengumpulkannya, membersihkannya sehingga menjadi berguna. Bapak saya juga memungut saya dari jalanan dan membawa pulang saya kerumahnya , saya diasuhnya, disekolahkan, dididiknya sehingga menjadi berguna. Jika bapak saya tdk mengambil saya, entah jadi apakah nasib saya sekarang dijalan. Demikianlah Tuhan menjadi seorang "pemulung" yg mengambil yang tdk berguna menjadi berguna. Semua kelas terdiam dan tanpa terasa sang guru meneteskan airmata. Lalu dipeluknya Sarjo dengan erat sambil menangis terharu. 
KARNA TIADA YANG SEPERTI ENGKAU, YANG BEGITU MENGASIHIKU, KAU TUHAN SANGGUP MELAWAT SELURUH KEHIDUPANKU. 

AMIN

Mawar Terakhir



Ini adalah mawar terakhir
yang tinggal mekar sebatang kara
walaupun semua yang disekelilingnya nampak menawan dan jelita
tapi mawar terakir ini mulai layu dan walaupun layu
Mawar ini adalah yang terindah..

Mengucapkan Selamat tinggal yang terakhir merupakan hal terberat yang harus dilakukan oleh sepasang kekasih,ketika dia mulai jatuh cinta dan mencintai pujaan hatinya
tetapi ketika suatu hubungan cinta ini dihadapi oleh kenyataan takdir kematian.. 
Ia mungkin merasa bahwa kehidupan cinta mereka bersama akan terasa sakit pada saat perpisahan itu datang. Maka dengan penuh perhatian Ia menenun kata - kata kasih didalam sebuah surat rahasia dalam setangkai mawar dengan pita merah hati.setelah Ia pergi menghembuskan napas terakhirnya ''Ia telah tiada''.terlipat didalam kotak penyimpanan barang berharga.

Ketika membaca surat itu: Terima kasih Cinta...

Aku menulis surat ini pada saat aku sehat dan bahagia tanpa kecemasan yang nyata yang ada, mungkin ini waktu yang aneh untuk menuangkan pikiran yang ingin aku utarakan, tetapi kapan sebenarnya waktu yang baik untuk melakukannya ? aku tidak tahu,apa masih ada waktuku. ''aku tahu bahwa suatu saat kelak aku akan pergi dari dunia ini dan aku akan menyesal apabila tidak sempat mengatakan kepadamu hal - hal yang sangat kuat kurasakan dihati ini.

Untuk memulai aku tidak menggunakan penilaian yang lebih baik dari pada ketika aku memintamu untuk berbagi hidup denganku, dan membiarkan diriku berbagi hidup denganmu. Tak semenitpin aku meragukannya. Engkau telah menjadi seorang yang begitu diinginkan dan diharapkan sebagai pasangan hidup. Aku tidak pernh mergukan kasih dan kesetiaan mu. Aku telah mengatakan ini pada orang lain dan aku ingin mengatakannya sekarang kepadamu.

Engkau sungguh - sungguh orang terbaik yang kukenal di dalam hidupku. Tuhan telah menciptakan kau sempurna untukku, atau bahkan tidak ada yang seperti engkau dan aku tidak lupa untuk mensyukuri atas nasib baikku ini. aku mencintaimu sebagai kekasih, pasangan jiwaku dan sahabat dengan kelembutan hati yang tidak dapat kulukiskan. Engkau telah memberikan yang terbaik dari dirimu dan itu cukup, bahkan sempurna. Engkau menyenangkan dan bisa menangkan semua bola yang kuberikan kepadamu, lari melewati semua rintangan dan melewati semua garis tujuan apabila diperlukan.

Aku sungguh tidak tahu bagaimana cara menulis isi hati atas perpisahan ini untukmu dan aku rasa tidak ada cara lain lagi, tetapi aku harus mengusahakannya meskipun upayaku ini tidak lagi sempurna. Aku tahu bahwa pada saat menulis ini aku tidak mampu sepenuhnya mengutarakan apa yang kurasakan. kata demi kata saja tidak cukup. tetapi ketahuilah didalam hati ini hanya ada satu nama, bahwa peranmu didalam hidup merupakan peran yang sempurna dan jangan pernah menyesali apapun.

Jangan sedih Tuhan telah begitu baik padaku. mengalami hidup yang begitu menyenangkan, nasib yang baik dengan kekasih dan cintaku. apa lagi yang bisa diminta orang ?.. aku telah berusaha berlaku jujur , setia dan terhormat didalam hidupku agar engkau merasa bangga padaku.dan aku yakin juga percaya bisa melakukannya dalam sisah waktu inikah !!.. tetapi bagaimanapun juga aku hanya manusia biasa karena itu tidak dapat menjadi semuanya seperti yang didambakan.

dan aku percaya bahwa ini bukanlah akhir dari segalanya, aku percaya bahwa ada satu tempat yang akan aku tujuh yang lebih baik dari tempat yang akan aku tinggalkan ini.

Dan kekasihku aku menunggu untuk melewatkan kekekalan bersamamu di negeri lain apabila hidupmu telah usai.

Ingatlah aku mencintaimu, dan kamu tidak punya alasan untuk berduka cita. buka lembaran baru. Menikahlah apabila kamu menemukan seseorang yang dapat membuatmu bahagia dan yang dapat kau buat bahagia. hidup dan mati itu sudah ada yang mengatur. Terimalah kenyataan itu, hidup sendirian tidak baik dan aku ingin engkau bahagia. Kebahagiaanmu tidak tergantung padaku. aku dapat mengatakan sesuatu yang manis disini dan kau tahu apa itu? tetapi ini bukan saat yang tepat.

Aku mencintaimu ketika aku masih hidup dan akan mencintaimu meskipun aku sudah mati, dengan kesungguhan dan kelembutan seperti pada hari aku menikahimu.

air mata perlahan jatuh menetes dipipi yang pucat ini.. yang sangat mencintai dan berkata..
"akupun sangat mencintaimu lebih dari apapun ...selamanya kamu akan hidup dalam hatiku ..dan untuk selama - lamanya..!!!

aku akan tetap mencintaimu...
menembus batas ruang dan waktu...
jauh melebihi luasnya langit dan taburan bintang...
jauh...jauh....
cuma kamu yang kucinta di hati dan inilah Mawar Terakhir untuk Cintaku...

*Veronika mery lan dame simanungkalit*